Paulus Herlambang's Wisdom

BLOG INI berisi Kutipan / Kata Mutiara / Kata-kata Bijak (quotations), Ringkasan (summaries), dan Pemahaman (insights). Semua itu membentuk Kearifan (wisdom) di dalam diri saya. Silakan klik di sini... untuk kembali ke BLOG UTAMA.

31 Mei 2011

Menakar dan Mengukur

Seorang tua sedang merenung. "Dulu saya lahir dari keluarga miskin. Ketika melihat orang kaya, saya bertanya-tanya mengapa mereka egois, tidak mau menolong orang miskin memperbaiki masa depan, bahkan tak jarang malah memandang rendah? Namun, ketika kemudian saya menjadi kaya setelah bekerja keras, saya merasa orang miskin itu malas, tak mau berinisiatif, maunya ditolong, iri, dan tak pernah berterima kasih?" Pak tua itu menggeleng-geleng menyadari kontradiksi di hati dan perasaannya. Mengapa begini?

Tak jarang dalam hidup ini, kita memiliki standar ganda dalam "menakar dan mengukur". Kita kerap menilai orang lain dari "takaran" atau pandangan subjektif kita, dan tak mampu memahami orang lain dari sudut pandang orang itu. Kita kerap menuntut orang lain bersikap dan berbuat seperti yang kita mau, padahal kita sendiri belum tentu melakukan hal itu. Ketika berbuat salah, kita tak ingin dihakimi. Sebaliknya, ingin dimaafkan dan dibantu keluar dari kesalahan. Ketika membeli, kita menginginkan barang yang berkualitas dengan harga bagus, dan akan sangat marah jika dibohongi. Ketika susah, kita ingin orang lain menolong.

Apabila kita ingin tidak dihakimi, biarlah kita jangan menghakimi. Apabila kita ingin dimaafkan ketika bersalah, biarlah kita jangan menghukum, tetapi mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Sebab ukuran yang kita pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepada kita.

* * *

Sumber: e-RH, 31 Mei 2011 (dipersingkat)

Dibagikan oleh Paulus Herlambang.

==========

30 Mei 2011

Tuhan Sudah Tahu

Seorang pembuat boneka kayu yang terkenal membuat boneka kayu yang sangat bagus untuk anak perempuannya. Suatu saat, boneka itu terjatuh hingga beberapa bagiannya terlepas. Sambil menangis, si anak membawa boneka itu kepada ayahnya. "Tinggalkan saja bonekamu. Ayah akan memperbaiki setiap bagian satu per satu."

Namun, anaknya tidak sabar, "Tidak, Ayah. Itu terlalu lama. Ayah hanya perlu menaruh lem di sini, memaku bagian ini, dan menyambung yang ini". Si pembuat boneka meminta anaknya bersabar dan memercayakan boneka rusak itu kepadanya. Sayang, si anak keras kepala dan pergi membawa boneka rusaknya.

Mungkin kita kerap berlaku seperti anak perempuan si pembuat boneka. Kita mendikte Tuhan, apa yang harus Tuhan lakukan untuk mengatasi masalah kita. Kita tidak mau memercayakan masalah kita pada cara-Nya. Padahal, sebagaimana pembuat boneka lebih tahu bagaimana memperbaiki boneka buatannya, Tuhan pasti lebih tahu apa yang kita butuhkan untuk keluar dari masalah.

BERHENTILAH MENDIKTE TUHAN. TUHAN PALING TAHU APA YANG KITA PERLUKAN.

* * *

Sumber: e-RH, 30 Mei 2011 (dipersingkat)

Dibagikan oleh Paulus Herlambang

==========

03 Maret 2011

Cover & Content

Menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan menuliskan hikmat yang mencerahkan, dan menumbuhkan pembaca. ~Andar Ismail~

Sepandai-pandainya kita menuangkan, yang lebih menentukan adalah apa yang dituangkan. Apa gunanya menuang sebuah botol jika isinya adalah air keruh? Atau, apa yang mau dituang dari sebuah botol apabila botol itu kosong? ~Andar Ismail~

Jangan sampai kita mempercantik cover tapi melupakan content (isi). ~Spirit Motivator, 3 Maret 2011

* * *

Sumber: Spirit Motivator, 3 Maret 2011 (dipersingkat)

Di-online-kan oleh Paulus Herlambang.

==========

Posting Terbaru

Langganan Updates - KHUSUS Blog Ini


Cuma BLOG INI, dari semua blog berbahasa Indonesia saya, yang UPDATES-nya tidak diposting di BLOG UTAMA.

Dengan berlangganan Updates, jika ada postingan baru di blog ini, anda akan dikirimi email. Satu hari satu email. Jika dalam sehari ada beberapa postingan baru, maka semua postingan baru dalam sehari itu akan dikirim dalam satu email.

Masukkan alamat email anda untuk berlangganan:

Dikirim oleh FeedBurner


Pemilik Blog

Foto Saya
• Infopreneur, Online Publisher, Facebooker
• Penerjemah buku Retire Young Retire Rich karya Robert T. Kiyosaki & Sharon L. Lechter, dan banyak buku lainnya.

Arsip Blog Ini